7 Kesalahan Yang Harus Dihindari Saat Traveling

TravellingDengan beragam pengetahuan dan latar belakang, para wisatawan kerap melakukan kesalahan yang mungkin tak mereka sadari. Agar tak jadi wisatawan yang buruk, ketahuilah 7 kesalahan fatal ini yang harus Anda hindari.

Traveling tak semata datang ke tempat baru, merasakan tantangan baru dan mendapat pengalaman baru. Namun juga mereguk inti dari perjalanan itu. Buka mata lebih lebar, siapa tahu Anda melakukan tingkah yang tidak menyenangkan. Berikut 7 kesalahan fatal yang harus Anda hindari saat traveling:

1. Tak tahu aturan memberi tip

Beberapa daerah menganggap memberi tip adalah sesuatu yang sopan, sementara di daerah lain malah menganggap hal itu sesuatu yang tidak sopan. Maka dari itu, cari tahu apakah destinasi yang akan Anda tuju memiliki aturan memberi tip seperti apa.

Jika Anda menggunakan jasa tur, jangan malu bertanya pada pemandu wisata apakah butuh memberikan tip atau tidak saat makan dan kegiatan sejenisnya. Menyadari hal ini merupakan satu hal penting saat traveling karena bagi sebagian orang, tip merupakan penghasilan tambahan mereka.

2. Menyelak antrean

Bertidak disiplin tak hanya di tempat yang penuh dengan petugas, melainkan di mana saja. Saat traveling, Anda akan sering bertemu dengan antrean. Baik itu antrean membeli tiket, makanan, masuk bus, kereta dan lain-lain. Biasakan untuk berdiri di dalam barisan dan selalu mengantre.

Jangan mentang-mentang terburu-buru, lantas Anda seenaknya menyelak barisan. Beberapa orang melakukan hal culas dengan pura-pura tidak menyadari adanya antrean dan pura-pura polos menyelip ke barisan depan. Jika selama ini Anda sering melakukan hal ini, segera hentikan sekarang.

3. Boros dengan handuk hotel

Kini sudah banyak hotel yang menggantungkan kartu yang berisi imbauan untuk lebih hemat energi. Ini termasuk menghemat air, listrik dan bijak dalam menggunakan handuk.

Tak ada salahnya menggunakan handuk yang sama selama dua hari. Jadi, daripada langsung membuang handuk ke lantai saat selesai memakai, lebih baik gantungkan di rak. Ini akan membuat Anda menjadi traveler yang lebih peduli dan juga lebih bertanggung jawab pada lingkungan.

4. Tak menghargai budaya lokal

Tidak menghormati budaya di tempat Anda sedang liburan adalah sesuatu yang tidak sopan, bahkan bisa merupakan tindakan yang terlarang. Jika menghiraukan peraturan yang telah ditetapkan di sana, bisa-bisa Anda dipandang sinis oleh para penduduk lokal. Malah, Anda pun bisa diusir dari tempat itu.

Yang harus dipastikan adalah apakah destinasi yang Anda tuju memiliki peraturan tertentu yang harus dipatuhi. Seperti contoh, gunakan pakaian sopan saat berkunjung ke rumah ibadah seperti kuil atau gereja. Jangan sekali-kali meremehkan hal itu.

5. Menaruh tas sembarangan di kabin pesawat

Kebetulan Anda mendapat nomor kursi yang jauh dari pintu keluar. Dibanding capek membawa-bawa tas hingga belakang, Anda pun menaruh barang bawaan di kabin bagian depan. Bukan di atas kursi Anda? Tak peduli.

Inilah yang harus diubah. Jangan hanya memikirkan kenyamanan sendiri. Pikirkan juga kesulitan orang lain yang diakibatkan tingkah semena-mena Anda. Biasakan untuk menaruh tas di kabin atas kursi Anda. Jika semua disiplin, tak ada lagi penumpang yang tak kedapatan ruang untuk menaruh tas.

6. Berdiri di depan pintu masuk pesawat

Semua penumpang pasti akan dipanggil jika sudah waktunya berangkat. Jadi, tak perlu berdiri di depan pintu masuk jika belum dipanggil. Kelakuan seperti ini tidak menguntungkan sama sekali, malah akan mengganggu orang lain.

Duduklah dengan tenang saat sedang menunggu keberangkatan. Dengarkan pengumuman dengan seksama dan mengantrelah saat sudah ada pengumuman keberangkatan. Tak perlu membuang waktu sia-sia dengan berdiri di gerbang yang belum dibuka.

7. Tidak sopan saat mengambil foto

Berhasil menangkap momen adalah pencapaian tertinggi dalam mendapatkan foto terbaik. Namun ingat, ada etika yang harus disadari. Jangan sampai kegiatan Anda malah mengganggu objek foto.

Biasakan untuk meminta izin kepada orang jika ingin menjadikan mereka sebagai objek. Juga, perhatikan area suci orang yang sedang berdoa, jangan berdiri di depan orang yang sedang bertekuk lutut memohon doa kepada Dewa atau Tuhannya.

Ubah sudut pandang, jika Anda yang menjadi objek foto, berkenankah jika ada orang yang memfoto sedemikian dekat? Jika tidak, maka Anda harus menjaga jarak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *