Cara Hemat Berbelanja Saat Traveling

Belanja pastinya termasuk dalam kebutuhan saat traveling, baik untuk oleh-oleh ataupun untuk keperluan pribadi. Nah, seringkali budgeting awal belanja ketika sebelum bepergian tidak sesuai saat sedang menjalani liburan. Yang muncul kemudian adalah boros dan barang bawaan bisa menjadi dua sampai tiga kali lipat dari awal. Dan tak jarang, masalah hasrat belanja Hard Rockers menjadi penyebab kekurangan dana saat diperjalanan.

Berikut ini ada beberapa tips cara hemat berbelanja saat traveling:

1. Buat perkiraan budget yang akan dikeluarkan selama liburan, lalu pisahkan dana liburan tersebut dari dana cadangan lain, dan jangan bawa alat apapun untuk mengaksesnya saat liburan, misal kartu ATM atau buku tabungannya.

2. Masukkan jadwal untuk melakukan perjalanan panjang pada malam hari, jadi tidak perlu mengeluarkan biaya untuk penginapan.

3. Sebisa mungkin hindari transportasi massal yang bersifat privat, seperti taksi atau ojek, ya kecuali memang tidak ada pilihan lain, karena jelas biayanya akan lebih mahal dari transportasi umum lain.

4. Hindari berasumsi untuk berbelanja banyak (kecuali tujuan wisatanya memang untuk berbelanja), dengan memilih tas yang hanya cukup untuk membawa barang saat berangkat saja. Dengan demikian, akan sedikit space untuk menaruh barang belanjaan dan membuat kita memilih mengurungkan niat untuk belanja.

5. Bawa semua perlengkapan dan kebutuhan pribadi seperti peralatan mandi, obat-obatan atau make up dari rumah, jadi tidak perlu mengeluarkan uang lagi untuk membeli ini itu.

6. Rapel jam makan. Ini sih untuk yang sanggup aja. Jadi yang biasanya makan tiga kali sehari di press jadi dua kali sehari. Misal sarapan jam setengah sebelas siang dan makan malam jam lima sore.

7. Sesuaikan jadwal dengan itinerary yang telah dibuat, untuk mengatasi melencengnya budget yang telah kita rencanakan.

8. Tidak memakai jasa guide. Jika memang memungkinkan, tidak perlu menggunakan jasa guide. Lumayan kan bisa lebih irit.

9. Menginap di bandara, jika penerbangan akan dilakukan keesokan paginya, lebih baik menginap saja di bandara, selain menghemat dana juga meminimalisir kemungkinan kita ketinggalan pesawat.

10. Jangan menyerah saat tawar menawar. Urusan ini, sebenarnya urusan bakat. Tapi jika kita bisa mendapatkan harga terbaik kenapa tidak? Jadi, sebelum berangkat cobalah survey terlebih dahulu tentang harga standar fasilitas yang akan digunakan.

11. Bergabung dengan komunitas traveling nasional atau internasional. Selain memudahkan kita mencari info, biasanya orang-orang di komunitas ini juga akan dengan senang hati menyambut kita di kotanya dan menjadi host atau tuan rumah, dengan demikian kita bisa menghemat biaya penginapan, bahkan biaya transportasi dan makan. Tapi tentunya kita juga harus bersedia bertukar jasa jika sewaktu-waktu mereka berkunjung ke kota kita.

12. Jangan sampai ketinggalan transportasi yang pembayarannya telah kita lunasi jauh-jauh hari. Ini jelas banget pemborosan, dan untuk menggantinya tentu dibutuhkan dana yang tidak sedikit. Misal, tertinggal pesawat atau kereta. Bukan hanya harus membeli tiket lagi karena tiket yang sebelumnya telah hangus, tapi biaya-biaya lain yang harus kita keluarkan sebagai akibat keterlambatan itu. Kan belum tentu tiket untuk jam perjalanan berikutnya masih tersedia, kalau sudah habis tentu kita harus menunggu sampai keesokan harinya, dan tentu membutuhkan dana lagi untuk biaya makan dan penginapan.

13. Masukkan agenda belanja di jadwal terakhir dari perjalanan. Jika semua destinasi sudah dituju dan budget masih tersisa, ngga dosa donk untuk dihabiskan, kan budget jalan-jalan sebelumnya sudah dipisahkan dari dana tabungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *