Perbedaan Sunblock dan Sunscreen: Memilih Tabir Surya Yang Tepat!

SunBlockSaat kita liburan bersama keluarga bersantai di pantai, berenang serta bermandikan teriknya sinar matahari seolah tidak menjadi halangan, namun apa yang terjadi bila tanpa kita sadari kulit mengalami iritasi akibat terbakar sinar matahari. Untuk menghindari hal itu, sebaiknya bawalah sunscreen atau sunblock, agar liburan di akhir pekan bersama keluarga tidak menghasilkan stres karena kulit menjadi rusak akibat terbakar sina matahari, akan tetapi manakan diantara lotion untuk sunscreen dan sunblock yang pas untuk di pakai? Berikut ulasannya.

Apa beda sunblock dengan sunscreen?

Jangan bingung dengan istilah suncreen dan sunblock . Itu hanyalah istilah nama barangnya, keduanya merupakan produk tabir surya yang bisa melindungi kulit dari kerusakan akibat matahari dengan kandungan dari masing-masing merk yang sedikit berbeda. Sunblock , lebih berfungsi sebagai tembok yang memblok atau memantulkan sinar ultraviolet.Sunblock memiliki kandungan miberal seperti zinc oxide atau titanium dioxide sebagai bahan utama sehingga cocok digunakan jika Anda atau salah satu anggota keluarga ada yang memiliki kulit sensitif. Perlindungan yang diberikan sunblock bersifat fisik dan hanya bisa menghalangi sinar UVB.

Dibanding sunblock, sunscreen memiliki kemampuan untuk meresap hingga lapisan dermis. Sehingga, akan menangkal paparan sinar UVA yang efeknya lebih kuat merusak kulit. Sunscreen mengandung bahan kimia seperti avobenzone dan oxybenzone sehingga tidak cocok bagi yang memiliki kulit sensitif.

Lebih bagus mana melindungi kulit dengan sunblock atau sunscreen?

Keduanya dapat digunakan untuk menangkal pengaruh radiasi sinar ultraviolet, asal saat membeli produk harus diperhatikan produk tabir surya tersebut mengandung bahan dasar yang penting dalam menangkal UVA dan UVB dan tidak gampang hilang kena air, maka lotion itu bagus. Karena saat ini juga sudah banyak sunblock yang juga memiliki kandungan yang dapat menangkal kedua sinar UVA dan UVB.

Apa perbedaan sinar UVA dan UVB dan UVC?

Sinar UVA (ultraviolet type A) adalah radiasi matahari yang panjang gelombangnya 320-400 nm. Tidak menyebabkan kemerahan dan nyeri. UVB (ultraviolet type B) adalah radiasi matahari yang panjang gelombangnya 290-320 nm lebih menyebabkan luka bakar (kemerahan) juga lebih nyeri. UVC adalah radiasi 280-100 nm penghasil ozone di lapisan ozone , dapat membasmi microorganisma dengan cara menghancurkan nucleic acid dalam DNA-nya. Sinar UVC lebih dulu terserap ozon sebelum mampu memanaskan bumi.

Apakah efek sinar UVA dan UVB?

UVA (ultraviolet type A) menyebabkan kerusakan kulit permanen sampai terjadi kerusakan DNA yang dapat menyebabkan kanker kulit juga menyebabkan kulit jadi lebih gelap, sedangkan UVB menyebabkan kulit terbakar kemerahan dan nyeri.

Apa yang dimaksud dengan SPF 15, 30, 40, 50? Dan apakah perbedaan dari masing-masing?

SPF adalah pengukuran penggunaan sunscreen sebelum kulit menjadi kemerahan terkena sinar. Angka SPF dapat berkisar dari 2 sampai 100. SPF 15 berarti bisa memberi perlindungan 15 jam sebelum kulit menjadi kemerahan. Jika kulit Anda biasanya mengalami kemerahan setelah 10 menit berjemur sinar matahari maka dengan memakai tabir surya SPF 15, kulit Anda aman selama 15×10 menit yaitu 150 menit. Begitu juga dengan SPF 30 berarti 30 jam, dsb. Perlindungan ini juga bergantung dari tipe kulitnya yang berkulit putih berarti sedikit pigmennya maka lebih mudah terbakar dari pada yang berkulit gelap yang berarti banyak pigmen yang melindungi dari sengatan matahari. Selain itu yang harus diingat, jumlah kekuatan sinar matahari mengenai kulit tidak hanya tergantung pada lama waktu yang dihabiskan di bawah sinar matahari. Hal ini juga dipengaruhi oleh sejumlah faktor termasuk panjang paparan, waktu, lokasi geografis, dan kondisi cuaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *